Laman

Kamis, 27 Desember 2012

Kisah cinta Habibie & Ainun



Wuih..sudahkah kalian menonton film kisah cinta Habibie & Ainun? Saya sudah, tentu saja. Sekian banyak film yang saya tonton, baru kali ini ada niat untuk mengupasnya dalam blog saya. #Takdungces.

 
Saya menonton film ini pertama kali saat premier yaitu tanggal 20 Des 2012.  Jujur saya excited, kira – kira seperti apa filmnya. Di awal cerita, tawa pecah di dalam ruangan.  Pas liat Habibie dewasa yang diperankan oleh Reza Rahadian, nggak menyangka aktingnya luar biasa keren. Benar – benar sesuai dengan Pak B.J Habibie itu sendiri, dia sukses menirukannya. Mulai dari gaya penampilan, berjalan hingga cara bicaranya #Salut.

Dan tak lupa sosok Ainun yang diperankan oleh Bunga Citra Lestari, sebenarnya juga mencuri perhatian. Ia lumayan sukses memerankannya walau penampilannya kurang dapat sentuhan bu Ainunnya. Masih kelihatan BCL itu sendiri (Ini gimana jelasinnya ya?) #Hadeehh pokoknya ngerti aja deh.

Serasi kan
Film ini sukses menurut saya karena bisa mencampuradukkan tawa dan tangis dalam satu frame. Ada pelajaran moral yang bisa dipetik terutama untuk sepasang kekasih yang ingin merajut kisah percintaan dalam rumah tangga. Bagaimana seorang suami bersikap kepada istrinya dan begitu sebaliknya. Masing – masing harus bisa mengesampingkan ego dan lebih mengedepankan kebahagian bersama. Cinta yang tulus setulusnya. Kamu tidak akan bisa mendapatkan lelaki seperti Habibie jika tidak bisa seperti Ainun. #Yakdhes

Di awal cerita, kita dibuat tertawa dengan percakapan yang lucu namun di akhir cerita, kita dibuat terharu bahkan sebagian orang bisa menangis dibuatnya jadi siapkan tissue ya #Mewek

Adegan favorit saya ketika Habibie pulang dari Jerman dan bertemu dengan Ainun pertama kali lalu memanggil "Ainun" dan mengatakan "Gula Jawa sudah berubah jadi Gula Pasir". Adegan berikutnya yaitu pas Habibie nembak Ainun di atas becak. So Sweet :)

Gula Jawa berubah jadi Gula Pasir ~ Tawa penonton pecah

Inilah adegan yg bisa buat kita menangis.
  
Cuma, tetap saja yang namanya penonton tentu ada kritikan syang mengiringi pujian itu. Ada 3 point yang saya cermati, yaitu :
1. Pemasangan foto pak Habibie (Reza Rahadian) disamping pak Suharto pas pengangkatan beliau sebagai wakil presiden. Rasanya itu tidak perlu di tampilkan karena terasa janggal. Pas adegan ini muncul, penonton tertawa serentak.  
2. Iklan chocholatos yang kurang smooth tampilannya. Ketika anak pak Habibie membawa sekotak coklat itu, terlihat terlalu dipaksakan. Kalau memang ingin beriklan (Mungkin sponsor) buat tampilan yang pas di tahun itu agar orang tidak terlalu menghiraukan kehadiran sekotak chocholatos itu. 
3. Di frame akhir, ada adegan Pak B.J Habibie muncul di makan Bu Ainun. IMHO, harusnya tetap Habibie yang diperankan oleh Reza R yang keluar dan bersimpuh disitu agar tak terlihat mencolok perbedaannya.

Overall film ini wajib ditonton. Sumpah keren dan bagus banget. Nggak menyesal menontonya.

"Ya Allah terima kasih Engkau telah lahirkan saya untuk Ainun dan Ainun untuk saya" Habibie.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar