Heuheuheu..
Aku Cuma bisa tertawa melihat sesuatu yang tidak kupahami
Aku
menertawakan takdir. Menertawakan hidup
Hening.
Lalu
aku menunduk, menatap bumi yang kupijak
Aku
bisa apa?
Bulir
– bulir bening jatuh tanpa bisa kuhalau
Hening.
Hidup
ini terlalu singkat untuk memikirkan apa yang orang lain pikirkan
Itu
sulit.
Lalu
aku hanya bertahan. Kemudian mencoba berjalan.
Berhenti
sejenak untuk menarik nafas. Berpikir bijak.
Tuhan
muara dari segalanya.
Dan
aku hanya mejalani sesuatu yang sudah digariskan semesta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar