Laman

Minggu, 19 Mei 2013

PADA SATU TITIK



Deru langkah menghapus mimpi

Menguntai nyata yang tak semestinya

Mimpi – mimpi tercecer pada lembah yang gelap

Saling merangkak menjauh

Senyum kepongahan menghapus air mata

Membentuk lingkaran yang kusebut khayalan

Jiwa – jiwa yang hilang berhamburan pada satu titik

Titik terakhir



Pada titik nadir ini

Aku berseru Peluklah mimpiku






Batam, 17 Mei 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar